You can replace this text by going to "Layout" and then "Edit HTML" section. A welcome message will look lovely here.
RSS

Selasa, 09 Oktober 2012

Metode Ekstraksi


Ekstraksi adalah penarikan zat pokok yang diinginkan dari bahan mentah obat dengan menggunakan pelarut yang sesuai. Hasil dari ekstraksi disebut ekstrak (Ditjen POM, 2000).

Ekstraksi Cara Dingin
a.    Maserasi
     Maserasi merupakan proses ekstraksi simplisia menggunakan pelarut dengan beberapa kali pengocokan pada suhu ruangan. Maserasi kinetik merupakan metode maserasi dengan pengadukan secara sinambung (Ditjen POM, 2000).
b.    Perkolasi
Perkolasi merupakan ekstraksi dengan menggunakan pelarut yang selalu baru sampai sempurna (exhaustive extraction) yang umumnya dilakukan pada suhu ruangan. Prosesnya terdiri dari tahap pengembangan bahan, maserasi antara, perkolasi sebenarnya (penetesan / penampungan ekstrak) secara terus menerus sampai diperoleh ekstrak yang jumlahnya satu sampai lima kali volume bahan (Ditjen POM, 2000).

Ekstraksi Panas
a.     Refluks
Refluks merupakan ekstraksi dengan pelarut yang dilakukan pada titik didih pelarut tersebut, selama waktu tertentu dan sejumlah pelarut tertentu dengan adanya pendingin balik (kondensor). Umumnya dilakukan tiga sampai lima kali pengulangan proses pada residu pertama, sehingga termasuk proses ekstraksi sempurna (Ditjen POM, 2000).
b.    Soxhletasi
Soxhletasi merupakan ekstraksi dengan pelarut yang selalu baru, umumnya dilakukan dengan alat khusus sehingga terjadi ekstraksi konstan dengan adanya pendingin balik (kondensor) (Ditjen POM, 2000).
c.     Digesti 
    Digesti merupakan maserasi kinetik (dengan pengadukan kontinyu) yang dilakukan
    pada suhu lebih tinggi dari suhu ruangan, secara umum dilakukan pada suhu 40OC –
    50OC (Ditjen POM, 2000).

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar