You can replace this text by going to "Layout" and then "Edit HTML" section. A welcome message will look lovely here.
RSS

Minggu, 19 Januari 2014

Catatan Sidang Apoteker

Kamis 09/01/14..
Seharusnya gw mendarat dg cantik di kampus karena hari itu gw mau sidang, tapi sayang takdir berkata lain (lebaaaayyy).. Setiap perjalanan Padalarang - Jatinangor, gw harus transit di Cimahi (nyimpen motor karena dari Cimahi-Jatinangor gw naik Explore), tapi sayangnya hari itu gw kurang beruntung motor gw jungkir karena ada kucing yang nyebrang jalan ga tengok kanan kiri dlu... Dan hasilnya ada tonjolan segede telur ayam kampung di kaki, karena itu hari gw mau sidang mau ga mau gw tetep harus ke kampus walopun dengan nyut2an dan deg2an karena gw pasti telat nyampe kampus...
Akhirnya gw nyampe kampus dengan kaki pincang dan baju yang kotor., untungnya gw sidang urutan ke 4 jadi ada waktu buat istirahat dan bersih2.

Giliran gw masuk ruang sidang semakin dekat dan gw udah siap2 di kursi panas nunggu orang ke 3 keluar ruangan. Akhirnya giliran gw masuk ke ruang sidang dengan deg2an gw masuk, hal yg pertama gw lakuin adalah minta maaf karena gw dateng telat dan belum ngumpulin KTM...
Mungkin karena liat gw pincang, pemimpin sidang kasian dan ngasih kesempatan gw buat istirahat dlu alias di skip ama yg lain dlu.. Tapi dengan PD nya gw nolak dan gw bilang gw udah gapapa jadi bisa sidang sekarang (lagian siapa juga yg pengen di ntar2in, di lama2in juga belum ngejamin gw bisa lebih baik..hee)
Dengan nyut2an gw ngejawab semua pertanyaan2 penguji sebisa gw.. Klo udah di ruang sidang apapun yang ada di kepala keluarin aja (ga usah peduliin pengujinya ngerti apa ngga..hahaha)...
Pertanyaan2 dari penguji yang masih gw inget :

Bidang Apotek :

  1. Bagaimana cara mendapatkan SIA
  2. Bagaimana langkah-langkah pendirian sebuah apotek
  3. Apa yang di maksud study kelayakan
  4. Apa yang dimaksud costumer service
  5. Bagaimana cara mengukur kepuasan pelanggan

Bidang Rumah Sakit :
  1. Bagaiaman cara membuat perencanaan obat di RS
  2. Persyaratan ruang produksi obat di RS
  3. Apa yang dimaksud dengan PIO
  4. Perbedaan PIO dangan konseling

Bidang BPOM :
  1. Apa yang diperlukan untuk mendirikan industri farmasi
  2. Bagaimana cara memperoleh izin industri farmasi
  3. Personil penting di Industri siapa saja, dan apa tugasnya
  4. Perbedaan QA dan QC
  5. Apa yang dimaksud dengan sertifikat CPOB
  6. Ada berapa macam PBF, apa bedanya
  7. Syarat2 utk sebuah PBF
  8. Bagaimana cara mendapatkan izin PBF

Bidang Industri :
  1. Dokumen apa saja yang diperlukan untuk registrasi obat
  2. Macam2 validasi apa saja, jelaskan
  3. Tahapan kualifikasi alat
  4.  Tahapan pengolahan air untuk industri farmasi
  5. Pengujian air (PW)
  6. Bagaimana cara membuat sediaan syrup jika terdapat bahan yang tidak larut dalam air
  7. Tahapan produksi dan pengujian sediaan cair
  8. Bagaimana prosedur pelulusan obat jadi
  9. Apa zat aktif yang terkandung dalam OBH dan bagaimana penanganan utuk bahan2 herbal

Penguji internal :
  1.  Apa yang dimaksud mock recall
  2. Bagaimana cara penanganan keluhan
  3. Apakah dilakukan pengujian setelah obat berada di pasaran
  4. Apa yang dimaksud stabilitas on going
  5. Apa yang dimaksud retaind sample
  6. Prosedur pengambilan sample bahan awal
  7. Alur produksi sampai obat di pasaran

yaaa... kira2 segitu deh yang diinget...
Akhirnya dengan kaki nyut2an beres juga gw ngjawab pertanyaan.. Selama nunggu yudisium kaki gw yang tadinya jendulan segede telur ayam kampung itupun mengecil,, bukan mengecil lebih tepatnya melebar karena maikin lama sepatu gw berasa sempiit.. sampe akhirnya badan gw kerasa pegel2 dan sakiit , gw yang tadinya gakan ngasih tau ortu klo gw jatoohpun menyerah karena ga tahan...
Waktu yang ditunggu2pun tiba.. Yaaaap pengumuman yudisium...
Dan gw dinyatakan lulus sidang kompre dengan nilai kompre A.. Yeeey gw seeeneng banget banget,, walopun dengan nyut2an itu gw bisa dapet A (tapi gw malah nanya apa penguji ngasih gw A karena kasian yah..hahaha)

Dan gw sekarang menyimpulkan hal-hal yang gw anggap penting untuk menghadapi sidang :
  1. Berdoa, minta doa sama ortu, keluarga dan teman2...hee
  2. Belajar (udah pastiii kaleee...), belajarnya jangan mepet pas mau sidang .. yah 3 hari sebelum sidanglah
  3. Pahami bukan hapalkan (kecuali Undang2 , mau ga mau ya hapalin), karena menurut gw kalo paham bakalan lebih kebayang dan pas lupa bakalan lebih cepet inget
  4. Belajar bareng temen kayanya lebih enak, karena belajarnya kaya ngobrol jadi lebih gampang inget (tapi realnya hampir 50% bukan ngobrolin pelajaran..hahaha)
  5. H-1 sidang mendingan istirahat, tenangin pikiran dan jangan begadang (tidur dan makan cukup), pastikan badan sehat
  6. Jangan lupa sarapan (jangan berlebihan)
  7. Hati2 di jalan (jangan sampe kaya gw..hahaha)
  8. Masuk ruang sidang dengan senyum, sapa dan salam (tatap dulu seisi ruang sidang)
  9. Duduk di kursi senyaman mungkin dan TENANG
  10. TENANG, TENANG,  TENANG
  11.  Jangan nunjukin kalo kita gugup, kalo jawab pertanyaan liat pengujinya (jangan nunduk mulu)
  12. Cerna dulu pertanyaan, kalo ga jelas tanya aja m
  13. Kontrol pikiran (jangan ngeluarin kata2 aneh) karena apa yang keluar dari mulut kita bakalan jadi ide untuk penguji bikin pertanyaan baru
  14. Jawab aja sebisanya, pake logika aja..

Udah kali yah segitu aja... hee
Good Luck deh buat yang pada mau sidang ^^

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sabtu, 01 Juni 2013

Cash Flow Budget

Neh buat yang nyari-nyari tentang cash flow,, sebenernya ini tugas kuliah gw sih.. tp ya berbagi az lah..hee Buat ade2 yang dapet soal sama boleh cpas,, tapi tolong di pelajari lagi.. Coz ni jawaban gw juga belum tentu bener kan..hihi ^^

SOAL
Diketahui laporan realisasi cash flow (dalam 000), bulan DESEMBER 2012 adalah sebagai berikut :
Saldo awal kas 54.373,- saldo awal bank 102.414,- penerimaan piutang dari pihak ke 3 sebesar 1.050.000,- piutang dagang intern 59.465,- penerimaan lain-lain berupa PPN perhitungan Apotek Ujung Berung sebesar 13.500,- jasa giro 200,- dana pensiunan / astek 4.500,- realisasi penerimaan 1.284.452,- adalah 114,23 % dari realisasi penerimaan bulan NOVEMBER 2012. Adapun pengeluaran di bulan DESEMBER 2012 untuk pembayaran hutang dagang dan biaya usaha untuk pegawai dan umum lainnya masing-masing realisasinya adalah 85.401,- dan 82.110,- sedangkan untuk setoran kekurangan PPN perhitungan adalah 21,24% dari total pengeluaran, setoran PPh pasal 21, 22, 23 adalah 1.500,- biaya penjualan dan beban kantor pusat masing-masing 45.650,- dan 17.000,- remisa umum 900.000,- sedangkan realisasi investasi pada bulan DESEMBER 2012 belum terbukukan. Untuk THPB dan pengeluaran lainnya sebesar 20.150,-.

Pertanyaan :
a.       Susun matrix dari laporan realisasi cash flow bulan DESEMBER 2012 tersebut. Berapa realisasi saldo kas / bank bulan DESEMBER 2012 bila diasumsikan realisasi dari total pengeluaran sebesar 1.176.811,- dan saldo bank realisasi cash flow tersebut hanya 82.641,-
b.      Bila direncanakan saldo awal kas/bank bulan JANUARI 2013 adalah sebesar 107.641,- sedangkan penerimaan bulan DESEMBER 2012 sedangkan total pengeluaranya dianggap sama, berapa rencana saldo kas / bank yang Sdr inginkan apabila diasumsikan saldo kasnya hanya mencapai 25.000,- buat matrik dari cash flow yang dimaksud ?
c.       Saldo kas minimal ditentuakan sejumlah 5 jt, dari hasil a dan b , kebijakan apa yang Sdr akan lakukan. Dan bilamana saldo akhir kas / bank ternyata hasilnya minus maka kebijakan apa yang Sdr akan lakukan.
JAWABAN
a.       Laporan realisasi cash flow bulan Desember Apotek Ujung Berung
ANGGARAN CASH FLOW BULAN : DESEMBER 2012
NO
KETERANGAN
SALDO
(Rp)
I
SALDO KAS / BANK AWAL


·         Saldo kas awal
54.373

·         Saldo bank awal
102.414

Total saldo awal
156.787

II
PENERIMAAN :


A.   Penjualan Tunai
-

B.   Piutang


·      Piutang Dagang (pihak ke 3)
1.050.000

·      Piutang Dagang (intern)
59.465

·      Piutang Lain-lain
-

C.   Penerimaan Lain-lain


·      PPN Apotek
13.500

·      Jasa giro
200

·      Dana pensiun / astek
4.500

Total penerimaan
1.127.665

III
PENGELUARAN


A.    Pembayaran Hutang :


1.    Hutang Dagang
85.401

2.    Hutang Lain-lain


Sub Total A
85.401

B.     Biaya Usaha


1.    Biaya Administrasi Umum


·      Biaya Pegawai
82.110

·      Biaya Tak Langsung


·      Biaya Asuransi


·      Biaya Pajak PPh
1.500

·      Biaya Pajak PPN
24.995

·      Biaya Beban Kantor
17.000

·      Biaya Pemeliharaan


·      Biaya Umum


·      Biaya Remisa Umum
900.000

·      Biaya Serba-serbi
20.150

Sub Total 1
1.045.755

2.    Biaya Penjualan


·      Biaya Promosi / Propaganda


·      Biaya Penjualan Lainnya
45.650

Sub Total 2
45.650

Sub Total B (1+2)
1.091.405

Total Pengeluaran (A+B)
1.176.806

IV
SALDO AKHIR KAS / BANK


(Saldo awal kas/bank + Total penerimaan + Total pengeluaran )
107.646

V
Realisasi Saldo Bank
82.641

VI
Realisasi Saldo Kas
25.005

                *Laporan realisasi cash flow (dalam 000)

b.      Laporan cash flow bulan Januari di Apotek Ujung Berung
ANGGARAN CASH FLOW BULAN : JANUARI 2013
NO.
KETERANGAN
SALDO
(Rp)
I
Saldo kas / bank awal
107.641
II
Penerimaan
1.296.815
III
Pengeluaran Total
1.176.806
IV
Saldo akhir kas / bank

(Saldo awal kas/bank + Total penerimaan + Total pengeluaran )
227.650
V
Realisasi Saldo Kas
25.000
VI
Realisasi Saldo Bank
202.650
                    *Laporan realisasi cash flow (dalam 000)

c.       Jika saldo kas minimal Rp. 5.000.000,-
§   Jika dari hasil a dan b jumlah saldo kas / bank melebihi dari kas minimal yang ditentukan, maka di buat beberapa kebijakan :
1.      Melakukan pembelian barang dengan pembayaran kontan kepada PBF untuk mendapatkan diskon yang lebih besar.
2.      Menganalisa obat-obat OTC dan resep yang sering dilayani dan yang sering dibeli konsumen, dan merencanakan penambahan persediaan obat-obat tersebut sesuai analisa dengan pertimbangan untuk meningkatkan performa pelayanan Apotek.
3.      Menganalisa resep-resep yang tidak terlayani, dan merencanakan pembelian obat-obat tersebut dalam jumlah yang sesuai.
4.      Merencanakan pengeluaran rehabilitatif atau inventarisasi (perbaikan fasilitas apotek) pada bulan depan dengan pertimbangan untuk meningkatkan kinerja dan performa dari apotek.
5.      Memberikan intensif untuk pegawai apotek, seperti mengalokasikan sebagian hasil diskon dari PBF untuk mensubsidi pembiayaan keperluan obat pegawai, sehingga pegawai lebih merasa diperhatikan dan tidak melakukan kecurangan-kecurangan di apotek (loyalitas pegawai lebih meningkat).
6.      Menyerahkan setoran ke pusat.

§   Jika Saldo akhir kas / bank kurang dari kas minimum, maka beberapa kebijakan yang dapat dilakukan yaitu:
1.      Menganalisa penyebab terjadinya penurunan kas, disebabkan faktor internal atau eksternal yang dilihat dari informasi data penjualan.
Penurunan penjualan tunai lebih disebabkan oleh faktor internal seperti :
§  Banyak barang kosong
§  Pelayanan lambat
§  Harga mahal
Atau lebih disebabkan faktor eksternal seperti :
§  Jumlah apotek (pesaing) bertambah
§  Konsumen berkurang.
2.      Menganalisa data penerimaan piutang. Apakah penurunan penerimaan piutang lebih disebabka faktor internal seperti pengiriman alat tagih terlambat dan tidak memberikan intensif atau lebih disebabkan faktor ekstrinsik seperti pelanggan tidak mampu membayar dikarenakan bangkrut dsb. Kebijakan yang dapat dilakukan :
§  Jika dipengaruhi faktor internal, maka dapat  dilakukan : peningkatan kualitas sumber daya apotek seperti melengkapi barang, melayani lebih cepat, mengirimkan alat tagih lebih cepat, dan memberikan intensif atau diskon.
§  Jika dipengaruhi faktor ekstrinsik, maka pihak apotek harus dapat merayu dan mempengaruhi agar pelanggan suka membeli obat ke apotek dan membayar piutangnya kecuali pelanggan tsb kabur atau bangkrut.
3.      Menganalisa data pembayaran hutang dagang. Apakah ada faktur-faktur yang belum jatuh tempo sudah dibayarkan atau karena adanya tuntutan dari supplier yang memperpendek masa kredit.
§  Jika dikarenakan adanya faktur yang belum jatuh tempo dibayar, maka bagian keuangan harus dapat menjelaskan apakah ada tambahan diskon atau tidak
§  Jika dikarenakan oleh faktor eksternal, maka pihak apotek harus dapat merayu dan mempengaruhi agar supplier dapat memperpanjang masa kredit atau meminjam uang ke BANK untuk menambah modal kerja sehingga likuiditasnya lebih baik.
4.      Menganalisis data penggunaan biaya usaha. Apakah ada penggunaan pos-pos biaya tertentu yang melebihi anggaran seperti pos biaya penjualan, entertain, intensif, karena petugas terlalu boros atau karena adanya tuntutan pelanggan sehingga melebihi anggaran.
§  Jika faktor intrinsik seperti pemborosan pembelanjaan maka pihak apotek harus seera melakukan cost reduction atau cost cutting.
§  Jika faktor ekstrinsik seperti kebijakan pemerintah maka pihak apotek harus melakukan reevaluasi cost-benefit dan melakukan cost reduction dan cost cutting.  

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS